Indonesia yang lebih berkelanjutan
SAWIT

Kami mengucapkan terima kasih kepada para inovator dan anggota Dewan SAWIT yang telah berpartisipasi. Kami harap anda terus mengikuti kemajuan mereka saat mereka bekerja menolong para petani kecil mengolah kelapa sawit secara berkelanjutan

English website

Bagaimana Anda bisa membantu petani sawit swadaya di Indonesia agar bekerja lebih efisien dan berkelanjutan?

SAWIT adalah kemitraan baru yang mengidentifikasi dan mengusahakan ide terobosan yang membantu petani sawit swadaya memproduksi kelapa sawit secara berkelanjutan.

Kami mempertemukan para pemangku kepentingan dari kalangan bisnis, pemerintah dan LSM untuk mengidentifikasi, mendukung dan mengadopsi inovasi.

Siapa Petani Sawit Swadaya?

Petani sawit swadaya biasanya memiliki, menyewakan atau menguasai kurang dari 25 hektar tanah. Petani sawit swadaya tidak terikat kontrak untuk memasok ke pabrik, berbeda dengan petani kontrak, atau petani plasma, yang menerima pekerjaan dari pabrik dan memiliki kepastian bahwa pabrik akan membeli hasil panennya dengan harga yang telah disepakati. 

Default image, no image supplied by the user.

Mengapa Harus Sekarang?

Industri kelapa sawit Indonesia berada di persimpangan. Pemerintah Indonesia baru-baru ini mengatakan akan menghentikan pemberian izin baru perkebunan kelapa sawit. Sekarang saatnya berpikir kreatif bagaimana memanfaatkan sebaik-baiknya sumber daya yang ada untuk meningkatkan hasil. 

Default image, no image supplied by the user.

Yang Dipertaruhkan

Indonesia merupakan penghasil dan pengekspor terbesar minyak kelapa sawit di dunia.

Dengan ekspor minyak kelapa sawit mencapai $19 miliar setahun, ada tekanan untuk terus tumbuh lebih cepat.

Banyak petani yang mempraktikkan pembukaan dan penanaman lahan secara tradisional yang tidak efisien dan berkelanjutan.

Karena semakin banyak hutan dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit, jutaan ton karbon dan gas rumah kaca lain dilepaskan ke atmosfer.

Saat ini Indonesia menjadi penghasil gas rumah kaca terbesar kelima di dunia.

SAWIT berasal dari kata Bahasa Indonesia, yang juga merupakan singkatan dari Smallholders Advancing with Innovation and Technology (Memajukan Petani kecil dDengan Inovasi dan Teknologi).

Nama ini mencerminkan komitmen kami untuk menempatkan masyarakat sebagai bagian dari dan penerima manfaat solusi.

Tujuan kami memang ambisius dan kami membutuhkan bantuan anda untuk mencapainya.

Dewan Bisnis Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjutan (IBCSD) dan Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) dengan dukungan dari Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) mengundang anda untuk mengirimkan ide-ide yang dapat membantu petani sawit swadaya memproduksi minyak kelapa sawit berkelanjutan.

Jangan ke mana-mana untuk informasi lebih lanjut bagaimana berpartisipasi dan memberikan inovasi-inovasi Anda.
Jika ada pertanyaan, hubungi kami di sawitchallenge@gmail.com.