Tentang Minyak Sawit
SAWIT

Apa itu minyak kelapa sawit?

  • Minyak kelapa sawit merupakan minyak nabati yang paling banyak diproduksi dan diperdagangkan di dunia, sekitar 40 persen dari semua minyak nabati yang diperdagangkan secara internasional. Ada banyak produk yang mengandung minyak kelapa sawit di sekitar rumah anda, mulai dari kue kering, roti hingga lipstik dan detergen.
  • Kelapa sawit juga merupakan tumbuhan yang paling efisien - sebagian orang memperkirakan bahwa pohon sawit dapat menghasilkan sepuluh kali lebih banyak buah dibanding tanaman minyak nabati lainnya.
  • Minyak kelapa sawit ada di mana-mana, dan Indonesia adalah pusat dari industri ini. Indonesia adalah penghasil dan pengekspor minyak kelapa sawit terbesar di seluruh dunia, mencapai nilai ekspor US$19 miliar per tahun. Dan permintaan minyak kelapa sawit di seluruh dunia terus meningkat. 

Apa yang dimaksud dengan produksi minyak kelapa sawit berkelanjutan?

  • Produksi minyak kelapa sawit berkelanjutan menghormati lingkungan alam dan masyarakat setempat di semua tahapan produksi.  Secara khusus, produksi minyak kelapa sawit berkelanjutan meliputi:
    • Negosiasi dan kolaborasi dengan itikad baik antara perusahaan dan masyarakat selama pembebasan dan pengembangan lahan
    • Tidak ada pembukaan hutan bernilai tinggi
    • Tidak menanam di lahan gambut
    • Tidak membakar lahan untuk menyiapkan kebun sawit
    • Mengikutsertakan petani sawit ke dalam rantai pasokan dan memfasilitasi para petani tersebut agar menaati prinsip-prinsip keberlanjutan yang dinyatakan oleh perusahaan.  
  • Untuk informasi lebih lanjut tentang contoh komitmen keberlanjutan perusahaan, silakan lihat Kebijakan Konservasi Hutan Wilmar dan Golden Agri Resources.  
Default image, no image supplied by the user.

Dampak Lingkungan

  • Kelapa sawit bertanggung jawab atas deforestasi skala besar di seluruh Indonesia. Para ilmuwan memperkirakan bahwa seluruh hutan Indonesia akan hilang seluruhnya dalam 20 tahun jika kita tidak menghentikan deforestasi.
  • Dengan semakin banyaknya hutan yang dikonversi menjadi lahan kelapa sawit, jutaan ton karbon dan gas rumah kaca lain dilepas ke atmosfer. Saat ini Indonesia menjadi penghasil gas rumah kaca terbesar kelima di dunia.
  • Perkebunan kelapa sawit yang dibangun di hutan hujan menghancurkan beberapa ekosistem paling beragam di dunia dan habitat untuk spesies yang sudah terancam punah, seperti orang utan, badak, harimau dan gajah Sumatra. Selain itu, ribuan orang utan terbunuh secara langsung, cacat atau yatim piatu dalam proses tersebut.

Pendekatan tebang-dan-bakar dalam membuka hutan untuk perkebunan kelapa sawit juga menyebabkan kebakaran besar dan kabut beracun yang menyebar sampai ke Singapura dan Malaysia, melumpuhkan perekonomian Indonesia serta membahayakan kesehatan masyarakat.  Analisis terbaru Bank Dunia menunjukkan bahwa kebakaran tahun tahun 2015 merugikan Indonesia sebesar US$16,1 miliar hanya dalam 5 bulan – dua kali biaya pemulihan akibat tsunami Samudra Hindia tahun 2004. 

Default image, no image supplied by the user.

Karena pembeli kelapa sawit internasional menuntut penerapan prinsip produksi yang berkelanjutan, Indonesia harus mengadopsi praktik kehutanan yang bertanggung jawab agar tetap kompetitif.

Tahun 2015, negara-negara Eropa berkomitmen untuk mencapai 100 persen minyak kelapa sawit berkelanjutan di Eropa hingga tahun 2020. Eropa merupakan pasar impor global yang terbesar kedua untuk kelapa sawit dan rumah bagi beberapa merek dan perusahaan terbesar dunia. Berbagai perusahaan dan pengecer makanan dari AS juga telah berkomitmen untuk menggunakan 100 persen minyak kelapa sawit berkelanjutan yang bersertifikat. 

Petani sawit swadaya itu sangat penting.

Lebih dari tiga juta petani sawit swadaya di Indonesia menjual ke pabrik di dalam negeri, yang berarti sekitar lebih dari sepertiga total produksi minyak kelapa sawit Indonesia. Sektor kelapa sawit memberikan penghidupan bagi sekitar 16 juta orang Indonesia dengan memberikan pekerjaan secara langsung mau pun tidak langsung. Sekitar 61 kota dan kota kecil telah berkembang dan hidup dari sektor ini.